Senin, 31 Oktober 2011

Haruskah Azra ke TPA???

hhuuufff...bunda lagi bingung nih karena kemaren yg ngasuh azra ngomong kalau mau keluar dengan alasan masalah keluarga. Sebenernya bunda sudah merasa akhir-akhir ini kayanya dia ga semangat kerja dan bunda sudah berniat cari pengganti tapi ga secepat ini karena nyari pengasuh tu ya gampang-gampang susah. Ada pemikiran juga mau nitipin azra ke TPA (tempat penitipan anak) yang deket kantor. Kata temen kantor yang sudah nitipin anak disana lumayan bagus sih. Cuma kok bunda masih bingung baik-buruknya dan apa iya azra langsung bisa beradaptasi dengan kebiasaan yang beda kayak dirumah.

Untuk memantapkan apakah bunda harus mencari pengganti atau menitipkan azra di TPA, bunda cari-cari artikel dan alhamdulillah ada pencerahan soal baik-buruknya TPA.
1. Keuntungan
- Anak anda punya kesempatan bersosialisasi dengan anak lain yang sebaya
- Biaya yang anda keluarkan terbilang lebih murah dibanding sewa pengasuh
- Anda tak perlu memikirkan kesejahteraan pengasuh
2. Kerugian
- Perkembangan sosialisasi anak anda bisa terganggu jika ada salah satu pengasuh di penitipan anak tersebut yang tidak ia sukai
- Setiap penitipan anak mempunyai kebijakan sendiri, sehingga anda tidak bebas melakukan aktifitas dengan anak anda
- Tempat penitipan biasanya tidak menerima anak yang sakit

Nah..alasan untuk melatih sosialisasi dan kemandirian itulah yang menguatkan bunda untuk memilih menitipkan azra. Bunda juga dapet tips pemilihan TPA yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut:
1. Buatlah daftar tempat penitipan anak yang sudah memiliki lisensi. Sebelum menentukan pilihan pada sebuah tempat penitipan anak, carilah referensi tempat sebanyak-banyaknya dari orang-orang yang pernah menggunakan jasa tempat penitipan anak.
2. Datang langsung ke tempat penitipan anak dan mewawancarai para staf dan pengurusnya, bisa menjadi petunjuk mengenai kualitas tempat penitipan anak. Staf yang berkualitas akan antusias saat berinteraksi dengan anak-anak. Mereka juga harus memiliki kedisiplinan yang tinggi dan pengalaman yang cukup dalam mengasuh anak.
3. Perhatikan setiap sudut ruang tempat penitipan anak. Pastikan lingkungannya dalam keadaan aman dan bersih. Tidak hanya itu, lihat pula bagaimana mereka membersihkan peralatan bermain, peralatan makan, dan lain sebagainya.
4. Aturan dan jadwal yang diterapkan di tempat penitipan anak juga perlu diketahui oleh Bunda sebagai bahan pertimbangan. Sebuah tempat penitipan anak yang baik akan menerapkan aturan ketat seperti pengaturan jam bermain, jam makan, pemeriksaan kesehatan untuk mencegah penyebaran penyakit dari anak yang sedang sakit, dan lain sebagainya.

Kalau dari tips di atas sih bunda bisa memastikan kalo tempat penitipan anak yang deket kantor bunda lumayan memadahi. Tinggal meminta persetujuan dari Ayah ma eyang aja. semoga aja mereka bisa terima alasan bunda.

Kamis, 27 Oktober 2011

Mengenali Bahasa Cinta Si Kecil

Setiap anak mempunyai ekspresi bahasa Cinta yang berbeda-beda. Bagaimana Mom sebagai orang tua mengetahui bahasa cinta si kecil? Ikuti tips berikut ini :
1. Tipe Kata-kata pendukung :

Apabila si kecil terus-menerus meminta pendapat mom tentang segala hal seperti : “Mama, aku cantik gak pake bando ini? Atau “Ayah, aku pintar ya sudah bisa pipis sendiri” dan terlihat jika Mom tidak mengeluarkan kata pendukung, si kecil terlihat kurang PD, maka bahasa cinta nya adalah kata-kata pendukung dan menjadi permintaan yang dominan.

2. Tipe Reward (Pemberian hadiah)
Jika si kecil sering meminta Mom untuk membelikan hadiah orang yang dia kagumi misalnya guru / kakak sepupunya, hal ini ini menunjukkan bahwa bahasa cinta utamanya adalah memberikan hadiah (reward) sebagaimana dia sangat senang jika si kecil menerima hadiah dari orang lain.
3. Tipe Waktu bersama :
Jika si kecil seringkali mengajak mom untuk bermain bersamanya, atau menemaninya bermain sepeda atau sering protes jika mom terlalu sering pergi atau terlalu memperhatikan adiknya dan hal ini sering sekali dia minta, secara konsisten maka bahasa cinta nya adalah Waktu Berkualitas Bersama
4. Tipe pelayanan :
Pada saat Mom atau Ayah mempunyai waktu kosong, coba ajukan pertanyaan kepada si kecil. Misalnya: “Sayang, besok kan hari sabtu dan ayah libur. Ayah bantuin kamu benerin ban sepeda kamu ya. Atau “Sayang, sore ini Mom tidak pergi. Nanti jahit rok kamu yang robek itu yuk ” . Jika si kecil terlihat semangat dan antusias, maka si kecil menyenangi bahasa cinta pelayanan
5. Tipe Fisik :

Saat menghabiskan waktu bersama si kecil, seperti menonton televisi bersama, cobalah untuk duduk berdekatan dan peluk dia atau sering bertanya, “Kakak, kamu lebih sering Mama peluk atau cium? “ Jika si kecil merespon dengan antusias maka bahasa cintanya adalah sentuhan fisik. Namun jika dia malah marah atau menjauh, maka Anda bisa mencari bentuk bahasa cinta yang lain.


Dalam mencari bahasa cinta yang cocok , mom bisa mengajukan 2 pilihan antara bentuk bahasa cinta, misalnya: Tipe waktu bersama dengan Tipe Pelayanan. Bentuk pertanyaan seperti ini : “Kakak, sore ini lebih seru kalo mama nemenin kakak main sepeda atau mama bantuin kamu pilih baju yang cocok untuk ke pesta ulang tahun besok” . Ajukan pertanyaan-pertanyaan gabungan seperti ini selama 2 hingga 4 minggu, dan amati. Dari pengamatan Mom, maka bisa terlihat mana bahasa Cinta si kecil. Selamat mencoba mom....

--unduh dari ibudanaku--

Selasa, 11 Oktober 2011

Happy b'Day Ayah

Hari ini 11 oktober 2011, tepat 30 tahun usiamu. Tapi maaf ya yah ga ada kue ultah dan acara tiup lilin karena jarak yang memisahkan kita.Coba ayah ultahnya kemaren minggu kan bisa dirayain bareng hehehe...

But it's OK lah...yang penting doa dari bunda dan azra tersuguh untuk kesehatanmu, kesuksesanmu dan segala yang baik-baik ajalah. Semoga dengan bertambahnya usiamu, maka bertambah pula kasih sayangmu untuk azra juga bunda, Semoga dimudahkan pekerjaanmu dan secepatnya bisa ngumpul di semarang ya Yah...

we lup u, Ayah...

Senin, 10 Oktober 2011

Ketika Azra Sakit

Bulan ini diawali dengan tragedi menyedihkan karen azra masuk RS. Berawal malem sabtu (1/10), badan azra panas tinggi disertai batuk-batuk sehingga tidurnya pun tidak nyenyak. Tiap 1/2 jam azra kebangun karena batuknya dan panasnya yang meninggi. Bunda panik banget karena selama 1 tahun ini azra ga pernah panas yg kaya gini. Bunda kasih penurun panas tiap 4 jam sekali tapi tidak juga menurunkan panasmu. Hingga akhirnya bunda memutuskan untuk memeriksakan azra ke dokter. karena panas yang tinggi dan azra ga mau maem, dokter menyarankan untuk dirujuk ke RS saja karena ditakutkan dehidrasi ato malah DB..Waduw..bunda bener-bener makin panik.

Dan setelah dapet surat rujukan, tanpa pikir panjang bunda bawa azra ke RS karyadi. Sesampai disana azra langsung masuk UGD dan langsung diperiksa ma dokter dan disarankan untuk diopnam. Mau tidak mau deh..karena bunda ga tega liat tangisanmu. Bunda pingin kamu segera sembuh dan melihat lagi senyum ceriamu. Bunda menguatkan hati ketika melihatmu dipasang selang infus, tangismu sebenernya menyayat hati tapi demi kesembuhanmu bunda harus tega.

Setelah semua administrasi selesai, bunda bawa kamu ke ruang perawatan di Ruang Anak 2c. hmm...disana sudah ada tiga penghuni, jadi makin miris tapi sekali lagi bunda kuatkan hati demi kamu. Setelah sampai diruang perawatan, azra mulai rewel lagi, dia ga mau ditidurkan, maunya gendong bunda terus digantiin siapapun ga mau. hal itu berlangsung mpe hari ke 2, panasmu pun belum turun.

Di hari ke 3, sebenernya azra dah membaik dan mulai mau mainan dan rencana bunda mau ajak azra pulang tp ternyata malah infus yg ada dikakimu lepas dan membengkak.akhirnya badanmu pun panas lagi.Duh..bunda sedih banget Nak..setelah diperiksa dokter akhirnya infuspun dipasang lagi.Alhamdulillah panasmu mulai stabil dan kamu mulai mau becandaan ma ayah juga tamu2 yang menengok.

Kata Dokter pun kalo panasnnya dah stabil azra boleh pulang, betapa senengnya hati bunda ma ayah. karena bunda pingin banget segera meninggalkan ruang perawatan ini dan melihat keceriaanmu kembali. Dan alhamdulillah hari ke 6, Azra dah ga panas lagi dan segera bunda urus kepulanganmu. Setelah semua beres, bergegas bunda, ayah dan uti membawamu pulang dengan segala harapa ini adalah pengalaman pertama dan terakhir buat azra. Semoga kamu selalu diberi kesehatan dan keceriaanmu selalu mewarnai keluarga kita..amin..amin..amin...Bunda dan ayah sayang Azra..muuuaacchhh...